Today a Reader, Tomorrow a Leader

13 Nov 2016

Kelebihan dan Kekurangan Bahasa C dalam Pemrograman



Bahasa C disebut juga sebagai bahasa yang standar. Dalam hal ini, standar bukan berarti bahasa yang bisa digunakan dengan mudah. Standar artinya, bahasa C memiliki peluang banyak untuk bisa di transformasi pada bahasa C versi lain dengan hanya sedikit memodifikasinya. Selain itu, bahasa C disebut sebagai bahasa tingkat menengah lantaran ia memiliki kesempatan untuk masuk ke dalam tingkat tinggi maupun bahasa tingkat rendah.

Kelebihan Bahasa C

Bahasa C memiliki beberapa kelebihan dibanding dengan bahasa pemrograman yang lain. Berikut ini beberapa kelebihan yang paling sering ditemui oleh pemrogram ketika mereka menggunakan bahasa C sebagai alat kerja mereka.
1. Tersedia hampir di semua jenis komputer
Bahasa C terdapat hampir di semua jenis komputer. Mulai dari komputer mikro,makro, hingga komputer mini. Ini menjadi salah satu kelebihan karena bahasa ini menjadi bahasa yang awam digunakan dan proses mempelajarinya pun menjadi lebih mudah bagi sebagian pemrogram yang masih pemula.
2. Bersifat Portable
Bahasa C memiliki sifat portable. Portable dalam hal ini berarti bahwa bahasa C yang ditulis di satu komputer, bisa dipindahkan di komputer lain tanpa mengotak-atik, atau jika diperlukan untuk mengotak-atik, tidak muncul kerumitan dalam memodifikasinya.
3. Banyak Struktur
Bahasa C dilengkapi dengan banyak sekali struktur data dan pengendalian proses. Bahasa C memiliki struktur bahasa yang baik sehingga mampu dengan mudah dipelajari dan dapat dengan mudah pula diketahui kesalahan dari sebuah program. Selain itu juga memudahkan dokumentasi sebuah program.
4. Lebih mudah dipahami
Bahasa C lebih mudah dipahami. Hal ini memudahkan pemrogram karena ia tak perlu memahami seluruh komponen komputer secara utuh. Selain itu, bahasa C ini memiliki orientasi pada masalah bukan pada mesin. Sehingga jika ditemukan kesalahan pada program, ia akan lebih cepat menyelesaikannya.
5. Manipulatif
Bahasa C memiliki kemungkinan untuk memanipulasi data. Hal ini tentu akan membuat pemrogram bisa memanipulasi data dari bentuk bit ke byte atau memanipulasi sebuah alamat dari data atau pointer yang ada.

Kekurangan Bahasa C

Bahasa C juga memiliki beberapa kekurangan. Meskipun terkesan bahwa bahasa C ini lebih mudah dan tidak serumit bahasa yang lain, ia tetap memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan-kekurangan tersebut adalah
1. Terlalu Fleksibel
Bahasa C yang terlalu fleksibel dan memiliki banyak operator membuat penggunanya kebingungan. Karena saking banyaknya operator, bagi sebagian orang yang baru pertama kali menggunakan bahasa C akan kesulitan untuk beradaptasi.
2. Pointer
Dalam bahasa C, pointer adalah satu bagian yang paling penting. Dalam bagian ini orang yang menggunakan bahasa C bisa menggunakannya dengan baik dan maksimal. Akan tetapi, banyak sekali pengguna yang masih belum paham akan kegunaan pointer dan bagaimana cara menggunakannya.

sumber : http://dosenit.com/kuliah-it/pemrograman/kelebihan-dan-kekurangan-bahasa-pemrograman-c



Share:

Contoh Penggunaan Procedure dalam Bahasa C

Prosedur merupakan suatu program yang memiliki blok sendiri atau terpisah dan memiliki fungsi sebagai subprogram. Prosedur dapat menjadikan program – program lebih sederhana dari yang sebelumnya. Misalkan untuk hal yang dilakukan secara berulang, jika kita menggunakan prosedur kita hanya perlu menuliskan perintah di dalam prosedur dan kita bisa memanggilnya saat kita inginkan. Mencetak nilai.

 Contoh Studi Kasus
Sebagai contoh studi kasus, disini saya menggunakan Program Menghitung Luas Bangun Datar dan akan menyelesaikannya dengan menggunakan prosedur.

#include <stdio.h>
#include <conio.h>

void luas_persegi(){
            float p, l, luas;
            printf("\n**Luas Persegi**");
            printf("\n\nMasukkan Panjang : ");
            scanf("%f", &p);
            printf("\n\nMasukkan Lebar : ");
            scanf("%f", &l);
            luas=p*l;
            printf("\nLuas Persegi : %.2f cm \n\n", luas);
}

void luas_persegi_panjang(){
            float p, l, luas;
            printf("\n\n**Luas Persegi Panjang**");
            printf("\n\nMasukkan Panjang  : ");
            scanf("%f", &p);
            printf("\n\nMasukkan Lebar : ");
            scanf("%f", &l);
            luas=p*l;
            printf("\nLuas Persegi : %.2f cm \n\n", luas);
}

void luas_segitiga(){
            float a, t, luas;
            printf("\n\n**Luas Segitiga**");
            printf("\n\nMasukkan Alas  : ");
            scanf("%f", &a);
            printf("\n\nMasukkan Tinggi : ");
            scanf("%f", &t);
            luas=a*t/2;
            printf("\n\nLuas Segitiga : %.2f cm \n\n", luas);
}

void luas_jajargenjang(){
            float a, t, luas;
            printf("\n\n**Luas Jajar Genjang**");
            printf("\n\nMasukkan Alas  : ");
            scanf("%f", &a);
            printf("\n\nMasukkan Tinggi : ");
            scanf("%f", &t);
            luas=a*t;
            printf("\n\nLuas Jajar Genjang : %.2f cm \n\n", luas);
}

void luas_lingkaran(){
            float r, luas;
            const float PI = 3.14;
            printf("\n\n**Luas Lingkaran**");
            printf("\n\nMasukkan Jari - Jari  : ");
            scanf("%f", &r);
            luas=PI*r*r;
            printf("\n\nLuas Lingkaran : %.2f cm \n\n", luas);
}

int main(){
            printf("\n\n\t\t\t\t\t\tProgram Menghitung Luas Bangun Datar\t\t\t\t\t\t\n\n");
            printf("\n\t\t\t\t\t\t-------------------------------------\t\t\t\t\t\t\n");
           
luas_persegi();
            printf("\n\t\t\t\t\t\t-------------------------------------\t\t\t\t\t\t\n");
           
luas_persegi_panjang();
            printf("\n\t\t\t\t\t\t-------------------------------------\t\t\t\t\t\t\n");
           
luas_segitiga();
            printf("\n\t\t\t\t\t\t-------------------------------------\t\t\t\t\t\t\n");
           
luas_jajargenjang();
            printf("\n\t\t\t\t\t\t-------------------------------------\t\t\t\t\t\t\n");
           
luas_lingkaran();
            printf("\n\t\t\t\t\t\t-------------------------------------\t\t\t\t\t\t\n");

getch();
return 0;

}


Share:

6 Nov 2016

Mengenal Fungsi Tombol Windows di Keyboard




Banyak dari kita yang jarang menyentuh suatu tombol pada keyboard karena tidak tau apa fungsinya. Padahal, tombol – tombol tersebut bisa saja sangat membantu mempermudah / mempercepat pekerjaan jika saja fungsinya kita optimalkan. Pada tulisan kali ini kita akan membahas tombol Windows beserta shortcut (jalan pintas) yang bisa membuat kita semakin efektif dalam mengoperasikan komputer.
  1.       Untuk mencari dokumen. Jika orang awam biasanya membuka ‘My Computer’, seorang      yang professional akan lebih memilih menekan tombol Windows+E yang akan langsung        diarahkan ke PC Manager.
  2.       Dengan menekan Windows+R lalu masukkan osk, maka di layar akan muncul keyboard virtual.
  3.   Mengunci layar dengan menekan Windows+L. Layar akan masuk ke mode Locked sehingga    aman jika ditinggalkan.      Jika ingin buru-buru beralih ke desktop, kamu dapat menekan tombol Windows+D
  4.    Jika kamu membutuhkan alat perekam di dalam windows, kamu hanya perlu menekan Windows+R lalu mengetikkan psr.exe, setelah itu kamu akan langsung bisa memulai rekaman.
  5.  Jika tulisan yang muncul dilayar dianggap terlalu kecil atau sebaliknya, kita dapat memanfaatkan tombol Windowa ditambah tanda “+” atau “-“ , setelah itu, kita dapat mengatur ukurannya sesuai dengan yang diinginkan.
  6.    Windows+M untuk meminimalkan semua jendela yang sedang terbuka / bekerja.
  7.    Windows+Shift+M jika anda ingin memulihkan jendela yang diminimalkan.
  8.   Jika anda kesusahan mencari file atau folder, anda bisa memanfaatkan tombol Windows+F
  9.    Windows+R dapat digunakan untuk membuka kotak dialog Run.
  10.   Windows+U untuk membuka Utility Manager. 


Baiklah demikian beberapa shortcut yang memanfaatkan tombol windows di keyboard. Semoga bermanfaat J


Share:

SISTEM OPERASI LINUX (TUGAS PENGANTAR SISTEM & TEKNOLOGI INFORMASI)

Nama : Ni Putu Cindy Meilani
NIM : 1605551022

Tujuan dari tugas ini adalah:

1. Memberikan pemahaman praktek mandiri mengenai operasi Linux dan kernel Linux yang banyak diterapkan dibanyak di platform (server, desktop, mobile computing, embedded system) serta di banyak bidang kehidupan saat ini.
2. Memberikan pemahaman mengenai terapan Linux pada jaringan komputer serta pengenalan dasar jaringan komputer kepada mahasiswa/i.


Saya akan meng-install dual boot Linux dan Windows 10. Dual boot adalah bagaimana kita dapat membuat laptop kita terpasang lebih dari satu OS. Saat kita akan menyalakan laptop, kita akan disuguhkan menu pilihan ingin menggunakan system operasi yang mana.

Hal yang perlu disiapkan :
-        ISO Linux. Disini saya menggunakan Linux Mint.
-        Media untuk installasi Linux. (Saya menggunakan USB)
-        Laptop/PC yang sudah terinstall OS Windows 10.

  1. Pertama, pastikan pula anda telah menginstall OS Windows, disini saya menggunakan Windows 10. Lalu kita akan membuat partisi kosong yang bias kita ambil dari Local Disk C, D, atau yang lainnya. Bagi yang menggunakan Windows 10, kalian bias klik kanan pada tombol START lalu pilih Disk Management maka setelah itu akan muncullah seperti dibawah ini.


  1. Pada gambar diatas, saya memilih partisi local disk D yang akan dikurangi untuk keperluan menginstall linux. Klik kanan pada partisi tersebut lalu pilih Shrink Volume. Kemudian masukkan besar kapasitas yang anda butuhkan lalu klik Shrink.

  1. Setelah selesai melakukan pemartisian, anda dapat langsung me-restart Windows. Pastikan anda sudah memasang Flashdisk/CD yang sudah berisikan Installer Linux Mint. Saat laptop akan kembali menyala, anda harus masuk ke menu BIOS dengan menekan F2.

  1. Masuk ke tab boot kemudian pada Launch CSM pilih Enabled. Pastikan pula nama partisi pada Boot Option Priorities sudah ada di urutan pertama.



5.     Selanjutnya masuk ke tab Save & Exit lalu pada Boot Override, pilih bootable device (Milik saya adalah UEFI: SanDisk Cruzer Edge 1.26, Partition 1)  yang sudah di kompres tadi kemudian tekan enter.

  1. Kemudian pada pertama kali boot akan disuguhkan tampilan seperti dibawah ini. Pilih Start Linux Mint yang berada paling atas.

  1. Setelah itu kita sudah masuk ke Linux, namun disini Linux belum terinstall. Di layar akan muncul logo DVD dengan keterangan Install Linux Mint. Double click pada logo tersebut untuk mulai mengatur linux mint yang akan di-install.


  1. Selanjutnya kita akan memilih Bahasa yang akan digunakan. Disini kita pilih saja English lalu klik Continue.
  2. Setelah itu akan muncul tampilan wireless. Anda bisa memilih koneksi internet anda atau jika tidak terknoneksi jaringan internet anda dapat memilih “I don’t want to connect to a wifi network right now” kemudian klik Continue.      



    10. Nah kemudian pada pilihan dibawah ini, kita harus memilih Something Else karena kita akan       menginstall OS namun tidak menghapus OS yang terinstall sebelumnya.

     11. Selanjutnya pada bagian ini ada beberapa partisi yang muncul. Pilih free space kemudian klik simbol + untuk menambah partisi swap sebesar 2GB.

    12. Kemudian lakukan hal serupa pada sisa partisi yang tersedia untuk system Linux, klik lagi simbol +



     13. Proses installasi sudah bisa kita mulai dengan mengklik Install Now dan melakukan konfirmasi untuk memulainya.



      14. Sembari menunggu proses installasi selesai, kita harus mengisi konfigurasi seperti Lokasi GMT, menginputkan Nama Lengkap, Username, Password, dan Layout keyboard Laptop. 








    15. Terakhir anda akan diminta untuk merestart Laptop anda sebagai tanda bahwa proses installasi telah selesai.



16. Setelah anda melakukan restart, anda harus memastikan bahwa anda disuguhkan menu GRUB (system yang menampilkan List OS yang terinstall di Laptop anda seperti dibawah ini.


17. Untuk masuk kembali ke mode Windows, anda hanya perlu memilih Windows Recovery Environtment.



Selanjutnya, saya akan melakukan review pada aplikasi/program yang ada pada OS Linux ini satu persatu. Diantaranya adalah :

  1. Perkantoran : Libre Office
  2. Desain Grafis : GIMP
  3. Internet/Web : Firefox
  4. Pemrograman : Codeblocks
  5. Pendidikan : TuxMath
  6. Jaringan Komputer : Wireshark, Etherape, dan IP Traf.



  1.   Libre Office
Web : www.libreoffice.org
Libre Office adalah Software yang berfungsi layaknya Microsoft Office, kita dapat membuat File Dokumen berbasis Word, Excel, maupun PowerPoint. Adapun Fungsi sekaligus Fiturnya adalah sebagai berikut :
a.      Menyimpan dan membuka dokumen dengan format Open Document File
b.     Mengekspor dokumen ODF menjadi flat XML
c.      Import dokumen Microsoft Visio dan Microsoft Publisher
d.     Membuka dokumen *.docx. Docx merupakan format dokumen standar untuk aplikasi Microsoft Office 2007 dan terbaru.
e.      Menyimpan dokumen dalam format PDF
f.      Menambahkan komentar dan Anotasi di dokumen
g.     Aplikasi remote control dalam presentasi
h.     Berkolaborasi melalui fitur CMIS Protocol fitur terbaru yang memungkinkan pengguna berkolaborasi dengan pengguna lain dalam mengerjakan suatu dokumen 

2. GIMP (GNU Image Manipulation Program)
Gimp merupakan perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster. Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bias diekspor ke berbagai format gambar seperti jpg, gif, pdf, png, svg, dan masih banyak yang lainnya.
GIMP memnyediakan banyak plugin yang memudahkan dalam mengolah gambar dengan cepat. GIMP sendiri sangat cocok digunakan untuk mengolah gambar, pengeditan foto, penggabungan foto, dan pembuatan gambar sendiri.


3. Firefox
            Firefox merupakan program aplikasi peramban web yang lebih cepat dan sederhana yang berguna untuk menjelajah internet. Firefox merupakan browser yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet. Fitur yang ditawarkan Firefox meliputu penggunaan tab, pengecekan ejaan, pencarian, bookmark, mengembalikan session, pengunduhan, dan private browsing.


4. Code blocks
            Code blocks merupakan kompiler aplikasi editor bahasa pemrograman C yang digunakan untuk membuat atau mengedit suatu aplikasi/program. Fitur yang dimiliki codeblocks ini yaitu : compiler, code editor, debugger, GUI designer, user migration, project files and build system.


5. TuxMath
            Tuxmath merupakan aplikasi untuk belajar sambal bermain bagi kalangan anak – anak yang bertujuan untuk menunjang kemampuan anak agar lebih mudah berhitung dalam operasi matematika.


6. Wireshark
            Wireshark merupakan sebuah program yang digunakan untuk menganalisis lalu-lintas jaringan computer, dimana memiliki fungsi yang bermanfaat bagi administrator jaringan, professional jaringan, peneliti, hingga pengembang piranti perangkat lunak.
            Wireshark melakukan monitoring paket secara real-time yang selanjutnya akan melakukan penangkapan data dan menampilkannya selengkap mungkin.


7. Etherape
            Etherape adalah monitor jaringan grafis untuk Unix model setelah etherman. Etherape menampilkan link layer, IP dan TCP mode, program/aplikasi ini menampilkan aktivitas jaringan secara grafis, yang mana host dan link berubah dalam ukuran dengan lalu lintas.


8. IPTraf
IP Traf merupakan utilitas untuk melakukan pemantauan jaringan berbasis Command Line Interface. Fitur-fitur yang dimiliki adalah sebagai berikut :
Pemantau lalu-lintas IP pada jaringan yang menampilkan informasi TCP flag, packet dan jumlah byte, detail ICMP, OSPF packet
Antarmuka General dan detail statistik menampilkan IP, TCP, UDP, ICMP, non-IP, IP checksum error, interface activity, jumlah besaran packet.
Pemantau servis TCP dan UDP yang akan menampilkan jumlah dari packet masuk dan keluar untuk TCP umum dan UDP port pada aplikasi
Modul statistik LAN yang akan menemukan host aktif dan menampilkan statistik aktifitas data dari jaringan
Penyaringan tampilan TCP, UDP dan prokol lain
Mendukung untuk Logging( pencatatan aktifitas )
Mendukung untuk interface Ethernet, FDDI, ISDN, SLIP, PPP, dan tipe loopback


Share:

29 Okt 2016

Bahaya Yang Akan Terjadi Jika Sering Nge-Charge Smartphone di Laptop

bahaya-ngecas-smartphone-pake-laptop-3










Mengisi ulang smartphone kamu dengan bantuan laptop boleh saja jika memang dalam keadaan darurat. Tapi jangan terlalu sering ya karena ternyata banyak loh bahaya yang mengancam smartphone kesayangan kamu jika hal itu terus dilakukan. 

1. Baterai Smartphone Akan Cepat Rusak


Aliran listrik oleh laptop memang bisa dimanfaatkan untuk mengisi ulang baterai smartphone kamu. Namun arus listriknya tidaklah kuat. Mengisi ulang baterai smartphone akan menjadi lama dikarenakan aliran listrik yang lemah.

Nah karena proses isi ulangnya yang lama, pengguna smartphone itu sendiri cenderung akan menggunakannya selama proses isi ulang. Alhasil, baterai smartphone kamu pasti tidak akan tahan lama.

2. Baterai Laptop Juga Akan Cepat Rusak

Secara teknis, kamu memanfaatkan laptop milikmu itu sama dengan power bank. Perlu diketahui bahwa baterai laptop juga memiliki life cycle (siklus hidup).
Jika kamu sering mengisi ulang baterai smartphone menggunakan laptop, maka baterai laptop kamu akan cepat aus. Saat digunakan untuk mengisi ulang baterai smartphone, baterai laptop kamu jadi cepat habis sehingga harus diisi ulang lagi. Nah semakin sering diisi ulang, siklus hidup dari baterai laptop itu pun semakin cepat pula berkurang.

3. Rawan Pencurian Data

Hacker bisa mencuri data smartphone yang diisi ulang dengan laptop melalui proses handshake atau proses pairing antara smartphone kamu dengan laptop ketika saling terhubung. Hal ini terjadi karena proses 'Handsake' membuat data nama perangkat, produsen perangkat, jenis perangkat, nomor seri, informasi firmware, informasi sistem operasi, daftar file, hingga elektronik chip ID smartphone terbaca oleh laptop.
Proses tersebut membuka kesempatan bagi hacker untuk mencuri data di smartphone. Hacker akan dengan mudah mencuri semua data yang ada di smartphone kamu dengan memanfaatkan command khusus yang bertugas untuk meng-install sistem root pada smartphone.
Jadiiii, jarang-jarangin aja deh mengisi ulang baterai hp kamu di laptop kalau kamu engga mau hal-hal diatas terjadi pada smartphone dan laptop kesayangan kamu. 
Semoga bermanfaat ^^
Share: